PANDUAN PRAKTIS

Cara memperkirakan biaya bensin motor setiap bulan

Rumus biaya bensin motor berdasarkan jarak harian, hari perjalanan, km per liter, dan harga BBM. Termasuk contoh PP kerja dan cadangan.

Hitung Biaya BBM →

Data yang dibutuhkan

Catat jarak pulang-pergi tiap hari, berapa hari motor dipakai dalam sebulan, konsumsi nyata kilometer per liter, serta harga BBM per liter. Gunakan konsumsi dari pemakaian sendiri, bukan klaim terbaik brosur.

Rumus bensin bulanan

Liter per bulan = (km pulang-pergi × jumlah hari) ÷ km per liter. Kemudian biaya = liter × harga BBM per liter. Perhatikan bahwa 20 km berangkat dan 20 km pulang berarti 40 km sehari.

Contoh perjalanan kerja

Jarak pulang-pergi 30 km, perjalanan 22 hari, efisiensi 40 km/liter. Total 30 × 22 = 660 km. Kebutuhan bensin 660 ÷ 40 = 16,5 liter. Jika contoh harga Rp12.000/liter, perkiraan biaya Rp198.000 per bulan.

Siapkan biaya untuk perjalanan tambahan

Untuk antar jemput atau belanja, tambah perkiraan jarak sebelum menghitung; jangan menambah 10% tanpa alasan. Sebagai ilustrasi, 100 km tambahan dengan efisiensi 40 km/liter memerlukan 2,5 liter ekstra atau Rp30.000 pada harga contoh.

Belum termasuk biaya motor lainnya

Biaya bensin bukan total biaya kepemilikan motor. Parkir, tol, servis, ban, pajak kendaraan, dan penyusutan kendaraan dihitung terpisah agar anggaran bulanan tidak terlalu rendah.

Pertanyaan singkat

Bagaimana mengetahui konsumsi km/liter motor?

Isi bensin sampai titik serupa, catat jarak tempuh, lalu bagi km dengan jumlah liter pengisian berikutnya. Ulangi beberapa kali untuk hasil lebih representatif.

Apakah estimasi berlaku untuk motor listrik?

Tidak langsung. Motor listrik dihitung dengan kWh per km atau Wh per km dan tarif listrik, bukan liter BBM.

Artikel terkait

Kembali ke semua panduan

Angka hanya ilustrasi pembelajaran; cek sumber resmi untuk tarif, biaya, dan kebijakan yang berlaku.