PANDUAN KALKUVIA

Cara menghitung konsumsi kWh dan biaya listrik

Untuk memperkirakan biaya sebuah perangkat, ubah daya watt menjadi energi kWh berdasarkan lama pemakaian. Setelah itu kalikan dengan tarif per kWh yang ingin digunakan dalam simulasi.

Buka Kalkulator Biaya Listrik →

Rumus watt ke kWh

Energi (kWh) = watt ÷ 1.000 × jam pemakaian.

Perangkat 100 watt dipakai 8 jam menggunakan 0,8 kWh dalam satu hari jika dayanya konstan.

Hitung pemakaian bulanan

Jika perangkat 100 watt dipakai 8 jam setiap hari selama 30 hari: 100 ÷ 1.000 × 8 × 30 = 24 kWh.

Hitung biaya dari tarif

Biaya = total kWh × tarif per kWh. Dengan tarif contoh Rp1.500/kWh, 24 kWh menghasilkan estimasi Rp36.000. Gunakan tarif yang sesuai kondisi tagihanmu karena Kalkuvia tidak mengambil tarif penyedia listrik secara otomatis.

Mengapa hasil perangkat bisa berbeda dari tagihan

AC, kulkas, pompa, dan perangkat dengan thermostat atau inverter tidak selalu menarik daya maksimum sepanjang waktu. Tagihan rumah juga mencakup perangkat lain serta dapat memiliki komponen biaya di luar energi yang disimulasikan.

Cara membuat estimasi lebih realistis

Pertanyaan yang sering dicari

1.000 watt selama 1 jam berapa kWh?

Secara teori 1.000 watt selama 1 jam sama dengan 1 kWh.

Apakah watt pada label selalu sama dengan pemakaian nyata?

Tidak selalu. Beberapa perangkat berubah daya selama bekerja sehingga hasil kalkulator adalah estimasi.

Apakah tarif listrik otomatis diperbarui?

Tidak. Masukkan tarif per kWh yang ingin dipakai pada simulasi.

Coba langsung di Kalkuvia

Daripada menghitung manual berulang kali, buka Kalkulator Biaya Listrik. Hasil dihitung di perangkatmu dan alat utama Kalkuvia dapat digunakan tanpa membuat akun.

Lihat semua panduan → · Lihat semua kalkulator →

Panduan lanjutan: Cara Menghitung Biaya Listrik AC per Bulan