PANDUAN · TEKNIK & LISTRIK

Cara menghitung perkiraan daya tahan baterai

Kapasitas baterai sering dinyatakan dalam watt-hour (Wh), sedangkan alat memakai daya dalam watt (W). Membagi energi yang tersedia dengan daya rata-rata memberi perkiraan durasi, bukan janji lama pemakaian pasti.

Buka Kalkulator Daya Tahan Baterai →

Bedakan watt dan watt-hour

Watt (W) menunjukkan laju penggunaan energi. Watt-hour (Wh) menunjukkan jumlah energi. Alat 100 W yang dipakai selama 3 jam mengonsumsi sekitar 300 Wh jika dayanya stabil.

Rumus estimasi runtime

Waktu (jam) ≈ kapasitas Wh × efisiensi ÷ beban W, dengan efisiensi ditulis sebagai desimal. Jika ada inverter atau konversi daya, sebagian energi hilang sebagai panas. Masukkan efisiensi realistis sesuai perangkat.

Contoh baterai 500 Wh

Baterai memiliki kapasitas nominal 500 Wh dan alat menggunakan 100 W. Secara ideal: 500 ÷ 100 = 5 jam. Jika efisiensi sistem diasumsikan 85%, estimasi menjadi 500 × 0,85 ÷ 100 = 4,25 jam, sekitar 4 jam 15 menit.

Mengapa hasil nyata bisa berbeda?

Kapasitas yang dapat digunakan dipengaruhi usia baterai, suhu, batas pemakaian aman, daya puncak, konsumsi standby, dan efisiensi yang berubah mengikuti beban. Beberapa alat tidak menarik daya konstan. Karena itu, hasil kalkulator sebaiknya dibaca sebagai perkiraan awal.

Jika spesifikasi hanya menyebut mAh

mAh tidak cukup tanpa tegangan nominal. Secara sederhana, Wh = (mAh ÷ 1.000) × volt. Misalnya 20.000 mAh pada 3,7 V setara 74 Wh secara nominal, bukan 20.000 Wh. Untuk konversi, gunakan alat mAh ke Wh sebelum menghitung runtime.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah baterai 100 Wh selalu menyalakan alat 100 W selama satu jam?

Itu hasil ideal. Waktu nyata biasanya lebih pendek karena kehilangan energi dan batas kapasitas yang bisa digunakan.

Apakah Wh dan mAh sama?

Tidak. Wh mengukur energi; mAh mengukur muatan listrik dan perlu tegangan untuk dikonversi ke Wh.

Coba dengan angkamu sendiri

Gunakan Kalkulator Daya Tahan Baterai untuk mencoba skenario yang sesuai. Hasil merupakan simulasi berdasarkan input, bukan jaminan hasil di dunia nyata.

Baca juga